Deskripsi
Episode 1.
How The Lean Startup & Scientific Thinking Get Your Business Take Off (The basic of nearly everything in business).
Topik ini dibagi menjadi 5 bahasan utama:
1. Objective. Gimana caranya biar kita bisa semaksimal mungkin minimize risiko saat memulai bisnis dan bikin brand yang thriving tanpa sekadar sukses karena “momentum” atau luck. Lean startup membantu kita buat menciptakan momentum itu sendiri. Sesi ini juga menjawab “how to be a capable first time founder” sekalipun tanpa background anaknya pengusaha, tidak sekolah jurusan bisnis, apapun itu.
2. Lean startup main materials: Build - Measure - Learn, materi ini cukup kompleks, membahas soal algoritma lean startup dan kemungkinan-kemungkinan kenapa bisnis yang kita bangun gak berhasil.
3. Vanity metrics vs. Actionable metrics, merenungkan kembali ukuran keberhasilan apa yang LAYAK kamu pertimbangkan sebagai indikator penentu pengambilan keputusan.
4. Case study NAH Project, brand sepatu yang pernah diinisiasi sama Mas Rizky. Bakal dikupas gimana cara nemuin Minimum Viable Product (MVP) dan Product Market Fit (PMF). Nyari tahu apa yang lagi hype di kalangan target audience, produk yang gagal, & many more.
5. Case study HMNS, mengupas proses penemuan PMF, strategi product improvement, dan metrics relationship.
Episode 2.
Marketing Funnel & Creating Word of Mouth for Your Product Launch.
Topik ini dibagi menjadi 4 bahasan utama:
1. Hubungan lean startup & marketing! Opening yang menarik buat ngebuka mata batin kita, kalau sehebat apapun marketingnya, fondasinya tetep lean startup.
2. Marketing funnel main materials: ngebahas AIDA funnel secara terperinci, dan aktivitas marketing apa aja yang harus dilakukan di setiap fase.
3. Community marketing & case study-nya, kupas tuntas to do list aktivasi community marketing, dan real case study dari Home of Human. Psst.. Bahkan dikasih bocoran influencer-influencer yang works!
4. Personalized influencer marketing & case study-nya, materi yang mind-blowing dan bakal bikin langsung mikir “HAH?? SERIUS INI MARKETINGNYA BEGINI?”, plus respons tercengang lain setelah dengerin sampai selesai.
